Riaupos.com

HeadlinePro Otonomi

 
Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak dan Jembatan Gantung
8 Februari 2010
158 klik
ROKAN IV KOTO (RP)-Masyarakat Desa Sikebau Jaya Kecamatan Rokan IV Koto, menyampaikan berbagai keluhan kepada Wakil Bupati Sukiman yang berkunjung, Jumat (5/2).

Selain terkait kondisi jalan menuju desa yang sangat sulit dilalui terutama pada saat musim hujan, masyarakat juga mengeluhkan kantor desa dan kondisi jembatan gantung yang menghubungkan kebun dengan desa.

Tokoh masyarakat Desa Sikebau Jaya Misdiyanto saat menghadiri kunjungan Wabup bersama jajarannya, serta dihadiri Upika itu mengatakan, pada saat musim hujan anak-anak sekolah yang berangkat dari Desa Sikebau Jaya menuju luar desa sering mengalami masalah. Kondisi jalan yang berlumpur sangat sulit dilalui meski menggunakan sepeda motor. Selain menghambat aktivitas masyarakat keluar-masuk desa dan menyebabkan harga sembako mengalami kenaikan, masyarakat juga kesulitan untuk menjual hasil tani seperti sawit dan getah. Solusinya, agar buah bisa dijual, masyarakat harus menggunakan sepeda motor sebagai transportasi sehingga biayanya menjadi tinggi.

Selain jalan, kondisi jembatan gantung yang menghubungkan kebun (lahan) masyarakat dengan desa juga mulai memprihatinkan, karena pondasi jembatan tersebut sudah terkikis air. ‘’Kalau tidak cepat dibangun pondasi baru, saya yakin tak lama lagi masyarakat tidak bisa melewati jembatan itu,’’ kata Misdiyanto.

Yang tak kalah pentingnya menurut Misdiyanto, kondisi bangunan Kantor Desa Sikebau Jaya yang sering membuat aparat desa kebingungan dalam menjalankan tugas. Pasalnya, tembok dan atap kantor tersebut banyak yang sudah rusak. Selain itu, ruangan kantor juga tidak memiliki sekat, sehingga aparat desa tak ada tempat dalam melayani masyarakat. ‘’Kantor desa tidak ada ruangan, sehingga para aparatur desa sering kebingungan menempatkan meja dan kursi mereka,’’ ujarnya.

Beranjak dari berbagai persoalan vital yang dihadapi masyarakat Desa Sikebau Jaya, Misdiyanto meminta agar pemerintah memberikan perhatian khusus. Sebab, masalah tersebut sangat penting. ‘’Kita minta pemerintah bisa menganggarkan dana untuk pengerasan jalan, bangunan kantor desa dan perbaikan jembatan gantung serta mengupayakan aliran listrik,’’ tuturnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wabup berjanji akan berupaya sebaik mungkin untuk mensejahterakan masyarakat. Mengenai pembangunan jalan, ia memang tidak bisa memastikan kapan akan dapat pengaspalan, namun beberapa bulan lalu pihaknya telah menyalurkan alat berat untuk merawat semua jalan desa. Sedangkan terkait jembatan gantung dan bangunan desa, Wabup berjanji paling lambat pada 2011 mendatang akan menganggarkan dana.(har)