Pelabuhan Tanjung Samak Masuk APBN-P
8 Februari 2010
305 klik
Laporan MAHYUDI, Jakarta mahyudi@riaupos.com
Legislator asal Provinsi Riau Wan Abu Bakar optimis pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menganggarkan penyelesaiaan pembangunan proyek Pelabuhan Pengelolaan Ikan di Tanjung Samak, Kabupaten Meranti masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).
‘’Penyelesaian pembangunan proyek pelabuhan ikan yang terletak di kabupaten baru tersebut, sudah lama kita usulkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, baik disampaikan melalui menterinya Fadel Muhammad pada saat rapat dengan Komisi IV DPR RI maupun melalui Dirjendnya. Kementerian bersangkutan berjanji akan memasukkan ke dalam APBN-P yang saat ini masih dalam proses,’’ ucap mantan Gubri itu kepada Riau Pos akhir peka lalu.
Disebutkan Wan, dermaga sepanjang 120 meter yang pendanaan awalnya dibiayai oleh APBN dan APBD Provinsi Riau bersama Kabupaten Bengkalis, saat ini masih terbengkalai, karena anggaran yang sangat terbatas dan tidak mencukupi untuk keperluan yang ada.
‘’Oleh karena itu, untuk penyelesaian ini tentu harus mendapat kucuran dana kembali, sebab kalau ini tidak ditangani dengan cepat maka pembangunan yang terbelangkalai itu akan sia-sia bahkan bisa hancur,’’ ujarnya.
Selain itu sebut Wan, fasilitas sebagai pendudukung aktivitas perikanan juga belum tersedia. Seperti kapal ikan ukuran di atas 60 GT untuk wilayah Laut Cina Selatan, instalasi pembangunan industri pengolahan ikan, surimi, pabrik es, cold storage, SPBU, air bersih, listrik serta bengkel.
‘’Pemerintah juga harus mendukung mengadakan berbagai fasilitas-fasilitas lain yang menjadi penunjang berjalannya dengan baik mengenai perikanan di daerah tersebut. Kalau pelabuhan pengelolaan ikan ini nanti beroperasi, tentunya perekonomian masyarakat sekitarnya akan bangkit,’’ terangnya.(izl)
|